I've Learned #1

October 29, 2017

Image taken from pexels.com
  • Dia yang membuatmu jatuh cinta di usia 17 tahun, menyita seluruh waktumu di usia 20 tahun, atau pun membuatmu menangis di usia 25 tahun, tidak akan selalu berarti di masa depanmu. Setiap orang akan berubah, begitu juga dengan perasaanmu. Jadi tidak perlu terlalu bersedu-sedan karenanya.
  • Galau tentang perasaanmu terhadap lawan jenis yang tidak menghiraukanmu, hanya akan buang-buang waktu. Mereka tidak memberikan benefit lebih kecuali mengajarkanmu soal menghargai dirimu sendiri. Secepat kamu menyadarinya, secepatnya pula kamu harus pergi dari belenggu itu agar tidak membuang-buang waktu.
  • Kamu atau dia boleh tidak terlibat romansa, tapi ketika kalian terlibat dalam suatu relasi yang harus diingat adalah tentang menghormati satu sama lain, apapun keputusannya.
  • Orang yang belum ada apa-apa, sudah minta apa-apa, leave him/her. Alasannya? Lihat poin sebelumnya.
  • Hari ini seseorang bisa jadi sungguh (seolah) mencintaimu, tetapi bisa jadi besok pagi dia bangun dengan perasaan yang berbeda 180 derajat. Entah karena apa, atau mungkin saluran di otaknya mengalami pembekuan, tiba-tiba sikapnya menjadi dingin. Jadi, selalu bersiaplah terhadap hal-hal 'menakjubkan tentang cinta' seperti ini.
  • Bisa mengatasi perasaan romansamu yang kacau di harimu yang buruk, niscaya kamu bisa melewati 'ujian' hidup selanjutnya.
  • Patah hati ditinggal menikah itu rasanya memang luar biasa, tetapi tidak ada yang lebih hancur ketimbang ditinggalkan orang tuamu yang kamu sayangi lebih dari apapun.
  • Tidak ada yang salah dengan keputusan seseorang untuk 'menikah muda', 'menikah mudah' atau pun 'tidak menikah'. Tiap orang punya caranya sendiri menjalani hidup.
  • Nothing lasts forever

You Might Also Like

2 comments

  1. I'm related, lol. Tapi di bagian yang sebelum semua sedu-sedan atau kegalauan muncul.

    Gue ambil yang ini kak, "Patah hati ditinggal menikah itu rasanya memang luar biasa, tetapi tidak ada yang lebih hancur ketimbang ditinggalkan orang tuamu yang kamu sayangi lebih dari apapun."

    This one.
    Kadang ada teman yang berkata, 'ih pulang mulu'.
    Oh fella, I know nothing lasts forever. I don't know when the 'last time' comes. I just wanna make sure I have done many many many things with them so I will not get disappointed when the time comes, blabla.

    A really touching writing, regards kak ^_^

    ReplyDelete

Flickr Images