Tentang Menjaga Perasaan

October 05, 2017


Bagaimana rasanya lari marathon sepanjang 42,195 km?
Kalau kamu bilang melelahkan, aku setuju. Sangat setuju.
Tapi bagaimana rasanya jika aku lah orang terdekatmu, yang terus-terusan berlari seperti dikejar anjing rabies yang marah tak kenal sebab, tak ada batasan jaraknya, entah sampai kapan?

Digempur terus-terusan secara fisik lelahnya bisa termaafkan. Cuma butuh mengeluarkan uang seratus ribuan ke griya-griya relaksasi. Tidur cukup, minum vitamin. Besoknya bisa bangun dengan segar walau sedikit pening biasanya.

Tapi, digempur terus-terusan secara psikis itu lelahnya tidak bisa diobati. Bayangkan, bertahun-tahun kamu harus mengatasi perasaan kita sendiri. Mengubur dalam-dalam mimpi-mimpimu, dipaksa bertahan walau tidak nyaman, demi apa? Demi menjaga perasaan orang lain.

Menjaga perasaan, dua kata yang pernah kubenci dan akhir-akhir ini muncul lagi dan tetap kubenci.
Menjaga perasaanmu, selalu.
Tapi kamu lupa, bagaimana sebaiknya kamu menjaga perasaanku.

*Image taken from pexels.com

You Might Also Like

0 comments

Flickr Images